Anggaran akan diakomodir Dalam APBD Tahun 2021

KETAPANG, SP - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Bagian Humas dan Protokol, Bappeda dan Balitbang diminta membukukan sejarah Kerajaan Tanjungpura.  Anggarannya akan diakomudir dalam APBD Kabupaten Ketapang Tahun 2021.  

Permintaan itu disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan SH MSos ketika menghadiri acara susur sungai dan ziarah Akbar Astana Makam Raja-Raja Matan Tanjungpura, Senin(22/9) di Lapangan Sepak bola Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan.  “Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai sejarah.  Sejarah leluhur, sejarah budaya dan sejarah lainnya, “ kata Martin.  Bupati menceritakan, ketika mendampingi kunjungan kerja Forkompinda Provinsi Kalbar berziarah ke Makam Raja-Raja Tanjungpura, dirinya diminta Kapolda dan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam XII/Tanjungpura agara mengupayakan renovasi makam Kerajaan Tanjungpura.  “Saya bilang, siap.  Dan sekarang, perintah Pangdam dan Kapolda sudah saya realisasikan, walaupun kedepannya masih perlu dilakukan pembangunan lanjutan,” ujar Martin.  Dia menghimbau para kepala organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Kepala Desa tidak hanya membangun infrastruktur.  Namun, juga melakukan pembangunan destinasi wisata yang ada di Ketapang.  “Disamping membangun  infrastruktur, kita juga harus membangun destinasi wisata,  Sehingga Ketapang ini bisa menjadi tujuan para wisatawan ,”imbaunya.  Di lain sisi, Bupati mengucapkan  selamat dan sukses terhadap panitia penyelenggara.  Dia berharap, pagelaran seperti ini dijadikan agenda tahunan sebagai sebuah destinasi wisata budaya dan religi.  “Saya berharap kegiatan buadaya dan religi ini bisa terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.  Supayakebudayaan tetap lestari dan dapat dikenal oleh masyarakat secara luas,” harapnya.(teo/pk/yun)

Sumber : Suara Pemred