Perpustakaan meruapan salah satu sarana pembelajaran yang dapat menjadi  sebuah kekuatan  untuk mencerdaskan  bangsa.  Sehngga perpustakaan mempunyai peran penting, apabila dikelola dengn baik akan memberikan dampak positif bagi kecerdasan, kehidupan bangsa, dan sebagai jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan yang sekaligus menjadi tempat rekreasi yang menyenangkan dan menyegarkan.  Hal tersebut disampaikan  Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kayong Utara Ichwani, Rabu (23/9 di Sukadana. Selain itu, Ichwani juga menambahkan bahwa perpustakaan memberikan kontribusi penting bagi terbukanya informasi tentang ilmu  pengetahuan.  Dia menambahkan bahwa perpustakaan merupakan jantung bagi kehidupan aktifitas akademik, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh data atau informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan ilimu pengetahuan dan teknologi.  “ Perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar diakui keberadaannya sebagai jantung sekolah.  Akan tetapi, terutama ditingkatkan satuan sekolah dan desa setidaknya masih ada dua kondisi yang memprihatinkan.  Pertama, ada sebagian yang tidak memiliki perpustakaan, dalam arti kalau memiliki beberapa koleksi buku kepustakaan, tidak di tata sebagaimana seharusnya dalam suatu institusi yang disebut perpustakaan.  Kedua, jika ada yang disebut perpustakaan, kondisi penyelenggaraan dan pengelolaannya  jauh dari kemandirian sebagai suatu perpustakaan,” jelasnya.  Ia menjelaskan, untuk kondisi pertama, terutama disebabkan ketiadaan ruang khusus yang bisa dipergunakan untuk perpustakaan.  Masalah ini, diakui dia, diperbesar pula oleh ketidaan sumber daya dan dana.  Sedangkan kondisi kedua, menurut dia, lebih disebabkan oleh ketiadaan sumber daya yang memahami tata cara pengelolaan perpustakaan dan mampu mengelolanya sebagimana mestinya.  Karena,  lanjut dia ketiadaan sumber daya disebabkan tidak memiliki  petugas khusus yang bisa diberi tanggung jawab mengelola perpustakaan secara penuh,  atau yang setidak-tidaknya memiliki banyak waktu untuk mengurusnya.  (dan)

Sumber : Pontianak Post