Ketapang, Tribun - Guna menumbuhkan minat baca serta memantik semangat menulis generasi muda.  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan bedah buku Kesultanan  Matan Tanjungpura yang belangsung di halaman kantor Kearsipan dan Perpustakaan.  Jumat (4/9).  Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Ketapang Absolon mengatakan tujuan kegiatan bedah buku dilakukan untuk memantik semangat menulis generasi muda serta menjadi media edukasi dalam membedah buku.  “Karena Perpustakaan ini adalah sumber informasi dan ilmu pengetahuan sehingga harus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Absolon,  Kamis  (10/9 ).  Untuk itu, ia mengaku pihaknya berupaya untuk memfasilitasi kegiatan -kegiatan  positif  termasuk mewadahi  karya tulisan buku Kesultanan  Matan Tanjungpura dan Sukadana yang ditulis oleh  Gusti Carma.  “Buku Kesultanan Matan merupakan karya cemerlang dari penulis, sangat banyak manfaat dan dibutuhkan bagi Pemda dan masyarakat Ketapang agar dapat memahami  sejarah berdirinya Kesultanan Matan Tanjungpura dan Sukadana,” jelkasnya.  Lebih lanjut saat ini  pihaknya telah bertransformasi berbasis inklusi sosial atau  perpustakaan  sendiri tidak hanya sebatas tempat membaca atau pinjam buku saja.  “Namun sudah berinovasi memberikan layanan seperti bedah buku, internet gratis, kursus bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa daerah, promo produk UMKM, pelatihan cara budidaya tanaman dan hal positif  lain yang dapat berdampak manfaatnya bagi banyak orang, termasuk mobil perpustakaan keliling, layanan ruang baca anak dan dewasa,” tandasnya. (nur)

Sumber : Tribun POntianak