Sambas-- Keinginan penataan dan mempercantik kawasan wisata Pantai Sinam Pemangkat datang dari banyak pihak.  Pemerintah Kabupaten Sambas pun dituntutsegera melakukan aksi mendorong realisasi pelaksanaan program tersebut.  Menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan pemerintah secepatnya. Karena berbagai elemen, mulai dari pemuda, ormas, mahasiswa, dan masyarakat termasuk Buapati Sambas yang turun langsung ikut menyemangati dinas terkaitnya dalam upaya penataan dan mempercantik kawasan Pantai Sinam Pemangkat,”kata wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ir H Arifidiar MH.  Sebagai perwakilan rakyat dan juga tinggaldi Kecamatan Pemangkat, mendorong Pemkab Sambas merealisasikan  rencana itu, karena ini keinginan banyak pihak..  Termasuk para pedagang atau pengelola kawasan itu  sekarang.  “Saatnya reses dikawasan itu, para pihak yang mengelola menyambut baik rencana Pemkab Sambas,” katanya.  Politisi Golkar  menyebutkan sebagai anggota DPRD Kabupaten Sambas yang memiliki hak budgeting anggaran .  Saat pembahasan Perubahan APBD TA 2020, Dinas terkait yakni PUPR sudah menganggarkan  untuk pelaksanaan  studi kelayakan.  “ Saya bertanya juga ke jajaran Pemkab, jika diperubahan ini memang dianggarkan untuk studi kelayakan yang merupakan langkah awal, yang nanti setelah studi kelayakan  akan dirumuskan para ahli berkaitan dengan dampak atau lainya jika pembangunan dilaksanakan.  Kami kejar terus, dan kembali menanyakan untuk pelaksanaan DED, dan dijawab dianggarkan  di APBD Induk  TA 2021,” katanya. Tak sampai disitu,  Arifidiar terus mengejar dinas terkait di Pemkab Sambas untuk bisa aksi ditahun ini.  Sehingga dalam rapat dirumuskan  sejumlah ide, diantaranya dilakanakan pembongkaran, dibersihkan terlebih dahulu.  Selanjutnya pedagang yang ada yang sesuai informasi sekitar 21 orang tetap berjualan namun tempatnya tak di situ (bukan Pantai Sinam).  Kalau memang jadi dibongkar tahun ini, pedagang yang ada dibantu gerobak agar bisa tetap berjualan di tempat lain.  Informasi yang saya terima, ada ide sementara dipindahkan ke Jalan M Hambal,  namun saya menyampaikan jangan ditempat itu (Jalan M Hambal), dikhawatirkan ada gejolak  dengan pedagang yang sudah ada di jalan itu, sehingga alangkah bagusnya disiapkan tempat lain”, katanya.  Ditanya berkaitan rencana penataan dan mempercantik kawasan Pantai Sinam Pemangkat disampaikan haji Dedek sapaan akrabnya, seperti yang juga diinginkan banyak pihak.  Kawasan tersebut dikemas dengan adanya wisata kuliner, wisata bahari, adajuga fasilitas keagamaan dan pembinaan terhadap generasi muda.  Selain itu tempat wisata pada umumnya, di kawasan Pantai Sinam bisa dibangun tempat yang itu bisa digunakan untuk ajang pembinaan.  Misalnya ada panggung pergelaran, pada malam Kamis bisa dipakai anak-anak muda main musik dangdut, kemudian malam Minggu khusus pop, malam Jum’at ada festival zikir, sehingga pak haji bisa nyantai di tepi pantai”, katanya.  Jika even-even ini rutin digelar, diyakini pengunjung akan selalu rama, dan dikawasan Pantai Sinam menjadi tempat atau ajang  pembinaan generasi muda.  “Termasuk even perlombaan air, juga bisa digelar di tempat itu,” katanya.  Dan yang paling penting, bagaimana jika kawasan Pantai Sinam Pemangkat ditata dan dipercantik, akan semakin banyak pengunjung yang datang ke tempat itu, secara otomatis akan memberikan dampak ekonomi  kepada masyarakat.  ‘Tujuan utamanya adalah memberikan multiplier efek perekonomian kepada masyarakat,” katanya.(fah)

Sumber : Pontianak Post