SAMBAS - Sebagai seorang ulama, Syekh Ahmad Khtaib Sambas juga turut andil dalam perjuangan kemerdakaan Republik Indonesia. Hal inilah menjadi salah satu dasar PD Pemuda Panca Marga Kalbar usulkan anak bangsa yang berasal dari Kampung Dagang Sambas sebagai Pahlawan Nasional.

Pelaksanaan tugas (Plt) Ketua PD Pemuda Panca Marga Provinsi Kalbar, Zainul Arifin mengisahkan Syekh Ahmad Khatib Sambas lahir pada 3 abad lalu (1803 M atau 1217 H), merupakan ulama besar yang Mursyid dan Kharismatik, memadukan Zikir Tarekat Qadiriyah dan Naqsyabandiyah, yang juga sebagai pengarang Kitab yang termasyhur dan monumental terutama, yaitu Kitab Fathul Arifin. “Ustad Abdul Somad bahkan menyebut SAS ini sebagai seorang ‘wali’, kemudian Ustaz Hadi Hidayat juga kagum terhadap ketokohan Syekh Ahmad Khatib Sambas,” kata Zainul Arifin,

Melaui zikir ajarannya mampu menginpirasi dan menggerakan untuk bersatu melawan dan menentang penjajah. Seperti pemberontakan Cilegon dan gerakan perlawanan di kawasan Banten dan sekitarnya. Termasuk perlawanan Syekh Yusuf dari Makasar yang dibuang ke Cape Town, Afrika Selatan juga murid ulama asal Sambas itu.

“Ulama besar asal Sambas ini juga melahirkan murid-murid yang memiliki karya besar terutama yang belajar di Mekah, diantaranya muridnya itu Hasyim As’ari yang merupakan pendiri organisaasi muslim terbesar yaitu Nahdatul Ulama, KH Ahmad Dahlan yang mendirikan organisasi Muhammadiah. Siti Walidahi istri dari KH Ahmad Dahlan yang mendirikan Organisasi Aisyiah, dimana KH Ahmad Dahlan dan istrinya Siti Walidah telah lama dianugerahi Negara sebagai Pahlawan Nasional.

Sumber : Pontianak Post