Balai bahasa Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Lokakarya Hasil Inventarisasi Kosakata Bahasa Kanayatn Kabupatn Landak, bersama sejumlah  organisasi, pencinta adat dan seni budaya  di Kabupaten Landak, Pertemuan digelar di Ngabang, belum lama ini.

Lokakarya hadiri Organisasi Balai Pangalalayo Landak, Bala Dayak Landak, FPDL, KPBDDBL, serta pencinta seni  dan budaya  di Landak.

Salah seorang nara sumber lokakarya, Adiran mengajakseluruh lapisan masyarakat mencintai bahasa daerah, serta menggembangkan dan menjaga adat dan tradisi Dayak Kanayant, agar tidak terkikis oleh kemajun dan perkembangan zaman.

“Organisasi-organisasi yang ada di Kabupaten Landak berperan penting untuk melestarikan Bahasa Dayak serta seni dan budaya,” katanya.  Sekretaris Organisasi Balai Pangalayo, Diwar yang juga turut hadir dalam kegiatan mengatakan sangat mendukung lokakarya yang digelar.  “Saya juga mengapresiasi dengan apa yang dikatakan oleh nara sumber,” ungkapnya.

Ketua panitia lokakarya , Tibo Rinyuangk mengatakan kegiatan yang digelar sebelumnya telah lama direncanakan agar nantinya dapat memberi edukasi bagi para organisasi pencinta adat dan budaya yang ada di Kabupaten Landak.

“Terutama saat menggunakan Bahasa Dayak Kanayant yang benar,”imbuhnya.       Tebo Rinyuangk turut menambahkan dalam kegiatan ini pihaknya membatasi peserta dikarenakan masih dalam suasana pandemi dan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” Setiap peserta harus diwajibkan menggunakan masker,” tegasnya. (srl)

Sumber : Suara Pemred