Dekranasda Pontianak Produksi Massal Karya Pemenang Lomba Desain Motif Tenun Corak Insang 2020.

PONTIANAK -  Ketua  Dekranasda KotaPontianak Yanieta Arbiastutie mengaku sangat banga atas anusias dan partisapasi masyarakat dalm mengikuti lomba desain corak insang yang digelar Dekranasda Kota Pontianak dalam ikut memeriahkan  Hari Jadi Kota Pontianak ke 249.

Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah pendaftaran yang mencapai 70 peserta dan mengirimkan 106 karya kepada Dekranasda, jumlah tersebut melebihi target yang dipasang oleh Panitia.

“ Alhamdulillah target peserta sudah melebihi target, tadinya kita berpikir  hanya 30  peserta saja,  namun di lapangan yang mendaftar mencpai 70 peserta, ini sangat luar biasa,”ujarnya.

Selain itu,  Yanieta juga merasa bangga atas antusias pserta yang secara umum merupakan para generasi muda. Bahkan ada peserta yang masih berumur 17 tahun.

Menurut hal tersebut menandakaan bahwa para generasi muda Pontianak sangat bersemangat untuk ikut menjaga, menghargai dan ikut melestarikan kain khas kota Pontianak yakni corak insang.

“Para generasi muda sangat bersemangat untuk berpartisipasi dan ikut menghargai dan mengembangkan motif corak insang,  itu potensi yang sangat besar,” ujarnya.

Ia berharap melalui lomba ini mampu mencetak perancang-perancang yang inovtif  dan kreatif.  Selain itu juga membuka wawasan bahwa motif tenun corak insang bisa menjadi alternatif dalam berkreasi di bidang fashion.

“Kita berharap para anak-anak muda di Pntianak mau menggunakan motif corak insang sebagai style dan mode fashion  yang treny,” ujarnya.

“Harapannya bukan saja tren di Pontianak, tapi juga bisa jadi tren yang mendunia,” imbuhnya.

Karya-karya yang diterima panitia kemudian diseleksi tim juri.  Dari dua kategori yang dilombakan lomba yakni Lomba DesainMotif Tenun Corak Insang Asli dan Kreasi, terpilih tiga juara untuk masing-masing kategori.

Pada Kategori lomba motif corak insang asli, Agus Sarwoko dan Haryadie keluar sebagai Juara Pertama dengan membawa judul karya Wave Nature, dan Earth.  Juara ke dua  diraih oleh Akbar  Ramdhan dengan judul karya Kesejukan Daun Juang   dan Juara Ketiga  ditempati oleh Iqbal Wintani dengan judul  Karya Corak Insangku, Ini Jati Diriku.

Sementara untuk kategori kreasi,  Juara Pertama disabet oleh Ratih Armiati dengan Judul Karya Aliran Sungai Kapuas .  Juara Kedua kategori kreasi ditempati oleh Anggita Elprija dan Allocita Anindyanari dengan Karya Selembar Lembayun  Cinta dan Juara ke Tiga diduduki,oleh Siti Meiniwati dengan Judul Karya Rintik Insang.

“Seluruh pemenang secara langsung telah diberikan hadiah berupa uang pembinaan, souvenir, dan piagam penghargaan dari bapak walikota pada puncak peringatn hari jadi Kota Pontianak kemarin,” ujarnya.

Yanieta menjelaskan seluruh karya pemenang pada lomba tersebut akan diproduksi menjadi kain kemudian akan dijualdi Gedung UMKM Center, Kota Pontianak.

“Insya Allah hasil karya para pemenang akan diproduksi dalam jumlah banyak dan dijual di Dekranasda Kota Pontianak,” ujarnya.

Selain lomba desain motif corak insang, Dekranasda Kota Pontianak juga menggelar lomba masker kreatif Pontianak tahun 2020.  Terdapat enam pemenang terpilih, diantaranya  Juara I diraih oleh Syf. Yuli Purnamasari, Juara II ditempati Yuda Dwi Putra , dan Juara III diraih oleh WendyDwi Putra.

Juara Terinovatif diberikan kepada Lestia Wahyuni, Juara Terfashionable diraih oleh Rina Waty  dan Juara Terfavorit ditempati leh Dwi Rifa Desmiara. (dan/*)

Sumber : Tribun Pontianak