Di era sekarang, mencari informasi adalah hal yang mudah. Kemudahan itu terwujud karena akses internet dan keterbukaan akses informasi yang menjadikan semua orang, tanpa mengenal kalangan, bisa dapat mengakses informasi dimanapun dan kapanpun. Salah satu yang perlahan menerapkan keterbukaan akses informasi adalah perpustakaan.

Perpustakaan merupakan institusi pengelola informasi. Sebagai institusi pengelola informasi, perpustakaan perlu melakukan keterbukaan akses informasi. Hal ini bukan tanpa alasan. Keterbukaan akses informasi nantinya akan memudahkan pengguna perpustakaan terutama dalam mengakses informasi ilmiah seperti jurnal.

Jurnal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah majalah yang khusus memuat artikel dalam bidang ilmu tertentu. Jurnal merupakan literatuyr yang sering digunakan setelah buku. Di era sekarang, jurnal tak hanya berbentuk seperti majalah, tapi juga berbentuk elektronik yang bisa diunduh. Dalam mengunduh jurnal, pengguna harus berlangganan dan tidak semua orang mampu dalam berlangganan jurnal. Disinilah peran perpustakaan sebagai institusi penyedia jasa informasi.

Perpustakaan dapat berlangganan jurnal sehingga pengunjung perpustakaan dapat mengunduh secara gratis. Untuk lebih memudahkan pengunjung perpustakaan, perpustakaan perlu menyediakan portal khusus untuk mengakses jurnal dan ini telah diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional melalui e-resources.

Dalam mengumumkan e-resources yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional, pengguna perpustakaan dapat mendaftarkan NIK masing-masing agar terdaftar menjadi anggota dan dapat mengakses. Selain melalui e-resources, penelusuran jurnal secara gratis dapat melalui google cendekia, portal garuda, neliti hingga website jurnal masing-masing perguruan tinggi.