oleh Nurdiansyah

Keterbatasan akses internet tidak boleh jadi alasan anak tidak mendapat pendidikan. Sala satu solusi datang dari perpustakaan keliling, yang menyambangi Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Lapas Anak. Selama Pandemi Covid-19

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, tetap menjalankan program perpustakaan keliling di tengah Pandemi Covid-19 ke setiap Panti Asuhan, Pesantren dan Lapas Anak sebagai upaya peningkatan minat baca masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat Irwan Suhandar, S. IP., MAP. Mengatakan biasanya sebelum Pandemi COVID-19 perpustakaan Keliling menggunjungi setiap sekolah di KOta Pontinak dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Kubu Raya.

Saat Pandemi ini sekolah ditutup dan jumlah kunjungan  ke Perpustakaan sangat terbatas.  Untuk itu kami berinisiatif mengadakan perpustakaan keliling ke  Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Lapas Anak.