oleh Jamilah

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona yang baru ditemukan pada akhir Desember Desember 2019 di kota Wuhan, virus ini menyerang siapa saja mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa.

Virus ini bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistim pernafasan, infeksi paru-paru yang berat hingga kematian.  DEngan adanya virus ini maka di Indonesia memberlakukan kebijakan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) karena Indonesia sedang melakukan PSBB, maka semua kegiatan yang diluar rumah jadi berubah sampai pandemi ini mereda dan betul-betul hilang dari Indonesia dan beberapa pemerintah daerah juga memutuskan menerapkan kebijakan untuk meliburkan sekolah, dari sekolah SD, SMP,  SMA dan bahkan      Universitas, kebijakan ini dilakukan untuk memutuskan penyebaran Covid-19.  Dengan adanya kebijakan tersebut mungkin para orang tua resah dan geliah melihat anak-aaknya tidak belajar di tengan situasi pandemoi covid-19 ini, dengan adanya kebijakan tersebut para guru dan orang tua harus bekerja sama dalam mendidik anak-anaknya dan para siswa. Guru dan orang tua harus menumbuhkan/meningkatkan minat baca anak dan siswa dalam situasi Pandemi seperti ini  agar para anak dan siswa tidak terlepas dari yang namanya buku dan membaca

Jika terciptanya suasana rajin membaca di lingkungan keluarga orang sangat berperan adalah kedua orang tua, maka orang tua dapat melakuka  hal-hal berikut :

  1. Menciptakan keluarga yang sangat menyenangkan.
  2. Menyediakan bahan bacaan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak
  3. Menyelingi kegiatan membaca dengan kegiatan yang lain seperti bercerita, mewarnai atau menggambar agar anak tidak bosan.
  4. Mendampingi anak ketika membaca
  5. Memberikan solusi ketika anak mengalami kesulitan dalam memahami bacaan

 

JIka guru ingin  menumbuhkan minat minat baca siswa di masa Pandemi covid-19 ini maka para guru dapat melakukan hal-hal sebagai berikut :

Pertama :

Para guru memberikan tugas kepada siswa untuk merangkum beberap materi pembelajaran. Materi yang akan dibahas para siswa tertentu saja materi yang berkaitan  di semester tersebut, dan materinya tentu saja dari buku-buku paket yang sudah diberikan kepada siswa dan para siswa dapt mengirim tugas tersebut dari WA atau email, dan tanpa sadar siswa-siswi sudah membaca buku paket tersebut, cara ini bisa untuk meningkatkan minat baca siswa.

 

Kedua

Guru akan memberikan tugas berupa soal-soal yang menyagkut pelajaran disemester tersebut dan para siswa bisa mencari jawabannya di buku paket maupun di google, dengan ini para siswa tidak akan lepas dari yang namanya membaca.  Seorang politikus dan Filsuf dari Inggris Edmund Burke berkata membaca tanpa memikirkannya ibarat makan tanpa mengunyah.

Ketiga

Para guru bisa memberikan berupa hapalan seperti menghapal sumpah pemuda, pancasila, lagu-lagu kebangsaan atau menghapal nama-nama pahlawan Indonesia, sehingga para siswa akan tetap membaca dan mengingat apa yang mereka baca.  Karena buku merupakan sumber informasi yang dapat membuka wawasan kita tentang berbagai hal seperti ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya.  Dengan membaca dapat membantu mengubah masa depan, serta dapat meningkatkan kecerdasan dan pikiran kita.   Di masa covid-19 ini para siswa-siswi harus tetap di rumah dan tingkatkan terus membacanya demi pendidikan dimasa depan nanti.